Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB. Penemuan jenazah berawal dari kekhawatiran ART yang tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar.

kabarmuarateweh.id – Polisi menyita sejumlah barang bukti dari apartemen selebgram Lula Lahfah yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan. Salah satu barang bukti yang menarik perhatian adalah sebuah tabung whip berwarna pink dengan berat 2.050 gram yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menyampaikan bahwa selain rekaman CCTV, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan melalui laboratorium forensik.

Barang bukti tersebut kemudian diserahkan ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.

Kasubdit Biologis Serologi Puslabfor Bareskrim Polri Kompol Irfan Rofiq menjelaskan, barang bukti yang diperiksa antara lain satu buah sprei putih yang diduga terdapat bercak darah, beberapa helai tisu dan kapas bekas, satu kotak berwarna pink berisi obat-obatan, serta satu tabung whip pink.

Selain itu, penyidik juga menerima sampel darah milik ayah Lula untuk keperluan pembanding.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Irfan menyebutkan bahwa bercak darah pada sprei, tisu, dan kapas dipastikan merupakan darah manusia.

Rekomendasi Berita  Hilirisasi Ngebut! Prabowo Tak Segan Tinggalkan Menteri yang Lambat di Kabinet Merah Putih

Sementara pada tabung whip pink ditemukan profil DNA melalui pemeriksaan DNA sentuhan.

“Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa bercak darah yang ada pada sprei, kapas, dan tisu serta profil DNA pada tabung whip pink tersebut adalah milik saudari LL,” ujar Irfan dalam konferensi pers, Jumat (30/1).

Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.

Penemuan jenazah berawal dari kekhawatiran ART yang tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar.

Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB.

Penemuan jenazah berawal dari kekhawatiran ART yang tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar.(*)

Penulis : Leonardo