Pemkab Mura Perkuat Komitmen Satu Data Indonesia Lewat Pembinaan Kecamatan.

kabarmuarateweh.id, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) menyelenggarakan kegiatan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) yang diperuntukkan bagi seluruh kecamatan di Kabupaten Murung Raya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di Aula A Kantor Bupati Murung Raya. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya, Andri Raya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bidang Statistik Diskominfo SP, Nuryeni, perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS), para Camat se-Kabupaten Murung Raya, serta sejumlah pejabat dari perangkat daerah terkait lainnya.

Dalam laporan Kepala Dinas Kominfo SP Yulianus yang dibacakan oleh Kabid Statistik Nuryeni, disampaikan bahwa data yang akurat dan terpadu merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Data berperan sebagai dasar pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan strategis pemerintah daerah.

“Untuk menghasilkan data yang sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia dibutuhkan kerja sama dari semua pihak terkait. Kami mengajak seluruh perangkat daerah, baik produsen data di tingkat kabupaten maupun kecamatan, untuk aktif memperbarui dan menyajikan data secara berkala dan akurat,” ujar Nuryeni.

Rekomendasi Berita  SIMPATIK Resmi Diluncurkan! Inovasi Baru Bupati Barito Utara untuk Permudah Warga Berobat

Sementara itu, Bupati Heriyus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Andri Raya menegaskan bahwa penguatan data sektoral dan penerapan kebijakan Satu Data Indonesia merupakan langkah penting menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ia menekankan bahwa data yang tidak valid dapat berimplikasi besar terhadap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Saya menghimbau kepada seluruh camat agar memastikan pengisian data sektoral dilakukan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu. Data yang benar akan menjadi dasar pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.(*)

Penulis : Leonardo

Editor : Dadang