
Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Suhendra, mengingatkan agar kegiatan kaji tiru yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara tidak berhenti pada pertukaran informasi maupun dokumentasi perjalanan. Menurut Suhendra, hasil kaji tiru harus ditindaklanjuti dengan kajian lebih mendalam sehingga inovasi atau praktik yang dipelajari dapat disesuaikan dan diterapkan sesuai kebutuhan daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Suhendra sebagai tanggapan atas kunjungan Pemkab Barito Utara ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dipimpin Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Jumat (7/8/2026). “Kami mengapresiasi kegiatan kaji tiru ini. Yang penting bukan hanya kunjungannya, tetapi bagaimana hasil yang diperoleh bisa diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Suhendra.
Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Barito Utara mempelajari sejumlah kebijakan dan inovasi Pemerintah Kabupaten Bantul, di antaranya edukasi pranikah untuk memperkuat ketahanan keluarga serta strategi pengelolaan sampah secara terpadu.
Suhendra menilai kedua bidang tersebut dapat menjadi bahan referensi bagi Barito Utara. Namun, penerapannya perlu mempertimbangkan kondisi, kebutuhan dan kemampuan daerah. “Yang baik dari Bantul bisa menjadi referensi, tetapi tidak harus diterapkan mentah-mentah. Harus disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan dan kemampuan Barito Utara,” katanya.
Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menindaklanjuti hasil kaji tiru dengan melakukan kajian terhadap aspek kebijakan, teknis pelaksanaan maupun kemampuan anggaran.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar inovasi yang akan dikembangkan memiliki dasar yang jelas dan dapat dilaksanakan secara realistis. “Jangan sampai hanya menjadi kegiatan seremonial tanpa ada hasil yang dirasakan masyarakat. Kami berharap setelah ini ada rekomendasi dan program konkret yang bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.
Suhendra menegaskan DPRD Barito Utara mendukung pengembangan inovasi yang memiliki manfaat bagi masyarakat, sepanjang sesuai ketentuan dan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. “Kalau ada inovasi yang memang cocok dan manfaatnya jelas, tentu kami di DPRD mendukung untuk dikembangkan di Barito Utara,” pungkasnya. (El)













