
kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH — Pemerintah Desa (Pemdes) Teluk Malewai, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, terus mempercepat pelaksanaan dan penyerapan Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2026.
Pada tahun anggaran 2026, Desa Teluk Malewai menerima Dana Desa sebesar Rp3 miliar dan Alokasi Dana Desa sebesar Rp287 juta. Dengan total anggaran sekitar Rp3,3 miliar, penyerapan anggaran hingga pertengahan September 2026 telah mencapai 85 persen.
“Total anggaran yang masuk ke Desa Teluk Malewai sekitar Rp3,3 miliar. Sampai pertengahan September 2026, penyerapan anggaran sudah mencapai 85 persen,” kata Kepala Desa Teluk Malewai, Sugiturianto, kepada SUARADAYAK.com, Selasa, 15 September 2026.
Ia menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain:
- Perbaikan parit.
- Pelebaran jalan lintas kecamatan.
- Pembangunan tembok batas tanah desa.
- Rehabilitasi gedung TK/PAUD.
- Rehabilitasi WC TK/PAUD.
- Pelapisan dinding perpustakaan desa.
- Pekerjaan lanjutan rigid Jalan Historia.
- Pekerjaan lanjutan rigid Jalan Pembangunan.
- Pemasangan interior aula kantor desa.
- Penyerahan bantuan material pembangunan WC/toilet kepada 10 kepala keluarga.
- Pembangunan gudang logistik kantor desa.
- Kegiatan rembuk stunting.
- Kegiatan Masyarakat Mawas Diri (MMD).
Selain pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemdes Teluk Malewai juga dijadwalkan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan desa yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kecamatan Lahei Barat bersama seluruh desa di wilayah tersebut.
Sugiturianto berharap pelaksanaan program dan kegiatan desa dapat terus berjalan sesuai perencanaan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung peningkatan infrastruktur dan pelayanan di Desa Teluk Malewai.
“Itulah semua program pembangunan desa dan pemberdayaan desa yang dianggarkan dalam tahap I APBDES tahun 2026,” kata Sugitu.
Selain itu, sambung dia, selaku kades ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan membakar lahan dan hutan supaya tidak terjadi karhutla, serta berhati-hati tak membuang puntung rokok sembarangan, karena saat ini sedang memasuki puncak musim kemarau.
Menyikapi bencana kabut asap,
Pemdes Teluk Malewai juga menyediakan masker untuk dibagikan kepada 268 KK.(*)
Penulis : Leonardo













