Bupati Barito Utara Tinjau Progres Tiga Jembatan Strategis, Perkuat Konektivitas Antarwilayah.

kabarmuarateweh.id, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama DPRD setempat resmi menyepakati pendanaan pembangunan tiga jembatan strategis dengan skema tahun jamak. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp457,1 miliar dan akan direalisasikan secara bertahap mulai dari APBD Perubahan 2026 hingga APBD 2029.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Penganggaran Kegiatan Tahun Jamak dalam Rapat Paripurna III DPRD Barito Utara di Muara Teweh, Rabu, 12 Agustus 2026.

Skema tahun jamak dipilih agar pembangunan tiga jembatan tersebut dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan, mengingat proyek dengan nilai besar dan cakupan pekerjaan yang luas tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat kepastian pendanaan sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas di wilayah Barito Utara.

Sekretaris DPRD Barito Utara, menjelaskan skema multiyears memungkinkan pemerintah merencanakan tahapan pekerjaan dan pencairan dana secara lebih terukur.

“Dengan nota ini, kami memastikan setiap proyek berjalan konsisten hingga tuntas pada 2029,” ujarnya saat membacakan nota kesepahaman.

Rekomendasi Berita  DPRD Barito Utara Berikan Apresiasi atas Berjalannya Festival Tandak Intan Kaharingan ke-XII

Jembatan Lemo Seberang–Desa Lemo (Rp100,1 miliar)
Proyek lanjutan ini mendapatkan alokasi Rp15,015 miliar pada 2026, Rp39,810 miliar (2027), Rp40,040 miliar (2028), dan Rp5,235 miliar pada tahun terakhir.

Jembatan Sikan–Tumpung Laung (Rp154 miliar)
Pembangunan ini akan menyerap anggaran Rp15,6 miliar di 2026, Rp41,475 miliar pada 2027 dan 2028, serta Rp5,450 miliar di 2029.

Jembatan Lahei Seberang–Lahei (Rp203 miliar)
Menjadi proyek dengan nilai terbesar, jembatan ini dianggarkan Rp30,450 miliar (2026), Rp81,075 miliar (2027), Rp81,075 miliar (2028), dan Rp10,4 miliar (2029).

Pemkab dan DPRD optimistis pembangunan yang berlangsung selama empat tahun ini akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ketiga jembatan tersebut diharapkan memperlancar akses antarwilayah, mendukung distribusi logistik, serta membuka isolasi di sejumlah daerah di Barito Utara.

Rapat paripurna digelar dipimpin Ketua DPRD Mery Rukaini, dengan didampingi Wakil Ketua I Benny Siswanto dan Wakil Ketua II Henny Rosgiaty Rusli. Acara turut dihadiri Bupati Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, jajaran Forkopimda, Sekda Muhlis, serta para kepala perangkat daerah dan undangan lainnya.

Rekomendasi Berita  Wakil Bupati Barito Utara Pastikan Atlet Berprestasi di PORKAB 2025 Mendapat Beasiswa Pemerintah

Dengan komitmen bersama, seluruh tahapan pembangunan ditargetkan rampung sesuai jadwal demi terciptanya konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat Barito Utara.(*)

Penulis : Leonardo
Editor : Aprie