Seorang remaja putri berinisial ME (18) warga Barito Timur (Bartim), Kalteng, ditemukan tewas terbakar sebagian tubuhnya di Bumi Perkemahan Bangi Wao Dusun Timur, Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 13.30 WIB. Foto: Istimewa

kabarmuarateweh.id, TAMIYANG LAYANG – Seorang remaja putri berinisial ME (18) warga Barito Timur (Bartim), Kalteng, ditemukan tewas terbakar sebagian tubuhnya di Bumi Perkemahan Bangi Wao Dusun Timur, Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 13.30 WIB.

ME diketahui merupakan mahasiswa baru di STAKN Palangka Raya Jurusan Agama Kristen, korban ditemukan sudah tak bernyawa di dekat motornya yang ludes terbakar.

“Saya tadi di telpon bapaknya (korban) menerima informasi mendatangi ke Bangi Wao karena kejadian. Informasinya tadi korban disuruh mengambil barang,” kata paman korban, Handrianto (41) saat ditemui di ruang jenazah RSUD Tamiang Layang, Selasa, dikutip dari Antara.

Menurutnya, karena itu pihak keluarga kumpul berdatangan ke RSUD Tamiang Layang untuk mengetahui lebih jelasnya, karena orang tua korban masih dalam keadaan syok.

Diketahui pada tubuh remaja yang baru lulus dari SMAN 1 Tamiang Layang itu terdapat selang kecil pada bagian leher melilit dan telah meleleh bekas terbakar api.

Di lokasi kejadian juga ditemukan bekas motor korban bekas terbakar. Belakangan diketahui merupakan roda dua jenis Honda Beat warna biru putih dengan nomor polisi KH 2023 KK.

Rekomendasi Berita  Sakit Hati Dibully Bau Badan, OB di Cirebon Bacok 4 Karyawan Koperasi

Polisi dari Satsamapta Polres Bartim yang menerima laporan penemuan mayat langsung ke lokasi melakukan pengecekan.

Anggota Satsamapta Polres Bartim di lapangan langsung melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara kebakaran kendaraan dan korban meninggal dunia tersebut, dengan memasang Police Line atau garis pembatas polisi di sekitar TKP.

Anggota pun langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan korban yang telah tewas diantar menggunakan ambulans relawan ke RSUD Tamiang Layang untuk dilakukan visum et repertum.

Pihak kepolisian saat ini belum memberikan informasi maupun keterangan resmi terkait peristiwa itu. 

Editor: Aprie